Kisah Umar Bin Khotob r.a

Add caption
Semua orang pasti mengenal beliau, beliau adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad dan Khalifah kedua dari 4 khalifah Ar-Rasyidin. Beliau lahir di Mekkah pada tahun 581 dan wafat pada tahun 644 H.
Nama lengkap beliau adalah Umar bin Khattab bin Nafiel bin Abdul ‘Uzza, beliau keturunan Bani ‘Adi, salah satu rumpun suku Quraisy. Ayah beliau Khattab bin Nufail Al Mahzumi Al Quraisyi dan Ibu beliau Hantmah binti Hasyim. Setelah masuk islam, beliau memiliki julukan yang diberikan oleh Nabi yaitu Al-Faruq yang berarti Orang yang bisa memisahkan antara yang Haq dan yang Bathil.
Keluarga beliau termasuk keluarga kelas menengah, beliau bisa membaca dan menulis dimana pada masa itu adalah sesuatu yang jarang. Beliau juga terkenal juara gulat di Mekkah karena Fisik beliau yang kuat.
Sebelum masuk islam, Beliau pernah mengubur putrinya hidup-hidup dikarenakan tradisi kaum Jahiliyah pada masa itu. Beliau mengatakan : “Aku menangis ketika menggali kubur untuk putriku, dia maju dan kemudian menyisir janggutku”.
beliau juga sebelum masuk islam suka meminum anggur, dimana hal itu adalah hal yang umum di kalangan masyarakat, Setelah masuk islam beliau tidak pernah lagi sekalipun menyentuhnya. Mabuk-mabukan pada masa mula islam belum dilarang secara tegas. sehingga pernah suatu ketika beliau bermabuk-mabukan sampai shubuh tiba, lalu belliau pergi ke masjid dan ditunjuk sebagai imam. Ketika membaca surat Al-Kafirun, karena ayat 3 dan ayat 5 bunyinya sama, setelah ayat 5 beliau mengulang lagi ke ayat 4 terus menerus. hingga Akhirnya Allah menurunkan larangan bermabuk-mabukan secara tegas.
Ketika Nabi Muhammad mulai menyiarkan agama islam, Beliau adalah penentang yang paling keras dalam melawan pesan islam dan sering melakukan penyiksaan terhadap orang yang baru masuk islam. Pada suatu hari, beliau berencana untuk membunuh Nabi. di perjalanan ia berpapasan dengan Nu’aim bin Abdullah ( Muallaf ), kemudian Nu’aim memberitahukan bahwa Saudara perempuan beliau juga telah memeluk islam, Beliau terkejut  dan marah atas pemberitahuan itu, lalu beliau pulang.
Ketika sesampainya dirumah, Beliau mendengar Saudarinya sedang membaca Alqur’an surat Thaha, mendengar lantunan ayat yang begitu indah, kemarahannya reda dan beliau meminta bacaan tersebut diperlihatkan kepadanya. Saudarinya berkata : “Engkau harus masuk islam dahulu agar bisa melihat ayat-ayat ini”. Akhirnya beliau langsung memeluk islam pada hari itu juga.
Pada peristiwa Hijrah ke yastrib (Madinah), beliau juga ikut pada tahun 622 M, Beliau juga ikut dalam perang Badar, Uhud, Khaibar, serta penyerangan ke Syiria.
Putri beliau, Hafsah menikah dengan Nabi pada tahun 625.
Menjelang kematian Nabi Muhammad, setelah sakit dalam beberapa minggu. Nabi wafat pada hari senin pada tanggal 8 juni 632 / 12 Rabiul Awal, 10 Hijriah, dimadinah.
Persiapan pemakaman Nabi terhambat oleh beliau yang melarang siapapun yang memandikan dan menyiapkan jasadnya untuk dimakamkan. Beliau bersikeras bahwa Nabi tidaklah wafat. dan akan kembali lagi. Kebetulan Abu Bakar yang sedang berada diluar Madinah mendengar kabar itu, lalu beliau bergegas kembali lagi. setelah sampai, beliau menjumpai Umar dan mengatakan.
” Saudara-saudara! Barangsiapa yang menyembah Muhammad, sungguh Muhammad telah mati. Tetapi Barangsiapa yang menyembah Allah, Sungguh Allah itu Hidup tak pernah mati.”
kemudian beliau membacakan ayat Alqur’an :
” Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sunggu  telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu akan berbalik ke belakang (murtad) ? Barangsiapa yang berbalik ke belakang maka ia tidak dapat mendatangkan Madharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur.” Al-Imran : 144
Setelah mendengar ucapan Abu bakar, beliau lalu sadar. dan penguburan pun dilaksanakan.
Setelah wafat Nabi, Abu bakar ditunjuk sebagai Khalifah. dan Umar menjadi salah satu kepala penasihatnya. kemudian setelah Abu Bakar meninggal pada tahun 634, Beliau ditunjuk sebagai penggantinya.
Selama masa pemerintahan beliau, Kekuasaan islam tumbuh dengan pesat. islam mengambil alih mesopotamia dan sebagian persia dari tangan Dinasti Sassanid. juga mengambil alih Mesir, Palestina, Syiria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi ( Byzantium ).
Banyak pertempuran besar yang menjadi awal penaklukan ini, diantaranya Pertempuran Yarmuk, di dekat Damaskus pada tahun 636, 20 ribu pasukan islam mengalahkan 70 Ribu pasukan Romawi dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia kecil bagian selatan. Pada pertempuran Qadisiyyah pun pasukan islam mendapat kemenagan atas pasukan Persia pada tahun 636, didekat sungai Eufrat. Pada pertempuran itu, Sa’ad bin Abi Waqqas, Jendral Pasukan islam berhasil membunuh Jendral Persia yang terkenal Rustam Farrukhzad.
Pada tahun 637, Setelah pengepungan Yerussalem, Pasukan islam akhirnya mengambil alih kota tersebut. Beliau diberikan kunci masuk kota oleh pendeta Sophronius dan diundang shalat digereja / Church of the holy speulchre. namun beliau memilih shalat ditempat lain agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan gereja tersebut. 55 tahun kemudian Masjid Umar didirikan ditempat dimana beliau pernah shalat.
Beliau melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol kebijakan publik. termasuk membangun system administratif untuk daerah yang baru ditaklukan. Beliau juga memerintah menyelenggarakan sensus diseluruh wilayah kekuasaan islam. Pada tahun 638, Beliau memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Namun beliau, juga dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana  alih-alih mengadopsi gaya hidup para penguasa dizaman itu, Beliau tetap hidup sangat sederhana. bahkan beliau tak pernah sedikitpun mengambil uang pemerintah sekalipun itu adalah Gaji untuk beliau. dan juga diharamkan untuk keluarganya.
Pada tahun ke17 Hijriah, tahun ke4 Kekhalifahan beliau, Beliau mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa HIjrah.
Menjelang kematian beliau, beliau dibunuh oleh Abu Lukluk / Fairuz, seorang budak pada saat beliau memimpin salat shubuh. Fairuz adalah seorang warga persia yang masuk islam setelah ditaklukan oleh Beliau. Konon pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh dendam pribadi Fairuz terhadap beliau. Fairuz merasa sakit hati atas kekalahan Persia yang saat itu merupakan Negara Adidaya. peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 H/ 644 M. Semasa hidup beliau meninggalkan wasiat :
  1. Jika engkau menemukan cela pada orang lain, dan hendak mencelanya, maka celalah dirimu karena celamu lebih banyak darinya.
  2. Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu. karena tiada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.
  3. Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah. karena tiada seorang manusia yang lebih banyak memberi kepadamu dan lebih lembut kepadamu selain Allah.
  4. Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
  5. Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. karena jika engkau tidak siap untuk mati. engkau akan menderita, rugi dan penuh penyesalan.
  6. Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat. karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment