A. Urgensi beriman kepada Hari Akhir Iman kepada hari akhir termasuk salah satu rukun iman, bahkan yang paling pokoknya, hal ini dapat di lihat dalam banyak ayat yang menjelaskan tentang pokok-pokok dan rukun-rukun keimanan yang dikenal dengan arkanul sittah lil iman (6 pokok keimanan). Begitu pula dalam hadits Jibril yang sudah sangat terkenal itu. Dan oleh karena pentingnya iman kepada hari akhir ini, maka Alloh subhanahu wa ta'ala sering mengaitkan iman kepada hari akhir dengan iman kepada diri-Nya. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآَخِرِ "Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Alloh dan tidak (pula) kepada hari Kemudian…". (QS. At Taubah [9]: 29) يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَى كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menghilangkan (pahala) sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya Karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Alloh dan hari kemudian…". (QS. Al Baqarah [2]: 264) Dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya, bahkan bisa kita katakan sedikit sekali lembaran suci Al-Qur'an yang tidak menyinggung atau bahkan tidak membicarakan secara langsung tentang hari akhir serta hal-hal yang berkaitan dengan hari akhir seperti pahala dan siksa. B. Definisi Hari Akhir Hari Akhir (اليَوْمُ الآخِرُ) dinamakan seperti itu karena: لِتَأَخُّرِهِ عَنِ الدُّنْيَا "Terjadi atau datangnya setelah hari (kehidupan) di dunia". Hari akhir adalah hari qiyamat, dimana seluruh ummat manusia akan dibangkitkan pada hari itu untuk dihisab dan dibalas segala amalnya selama di dunia. Jadi pemahaman iman kepada hari akhir, yaitu: berkeyakinan dengan pasti atas kebenaran berita-berita Alloh subhanahu wa ta'ala dan Rosul-Nya tentang hancurnya dunia ini, tanda-tanda qiyamat dan keadaan yang mengerikan yang terjadi pada hari akhir nanti. Begitu juga membenarkan berita-berita tentang akhirat, baik nikmat maupun adzab, Hari kiamat disebut dengan hari akhir karena: "لَا يَوْمَ بَعْدَهُ حَيْثُ يَسْتَقِرُّ أَهْلُ الجَنَّةَ فِيْ مَنَازِلِهِمْ وَ أَهْلُ النَّارِ فِيْ مَنَازِلِهِمْ" "Tidak ada hari lagi sesudahnya, dan pada hari itu ahli surga akan menetap disurga dan ahli neraka menetap dineraka". (lihat Nubdzah: 40) C. Nama-Nama Hari Akhir. Diantara nama-nama hari akhir yang terkenal adalah: 1) Al-Yaumul Al-Akhir (Hari Yang Terakhir). Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: ذَلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ "Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kalian kepada Alloh dan hari kemudian". (QS. Al Baqarah [2]: 232) Terkadang dinamakan dengan Al-Akhiroh atau Ad-Daruul Al-Akhiroh yang berarti kehidupan diakhirat. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآَخِرَةِ "Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Alloh". (QS. An Nisaa' [4]: 74) وَإِنَّ الدَّارَ الْآَخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ "Dan Sesungguhnya akhirat Itulah yang Sebenarnya kehidupan, kalau mereka Mengetahui". (QS. Al 'Ankabuut [29]: 64) 2) Yaumul Qiyamah (Hari Qiyamat). Yaitu hari dibangkitkannya umat manusia dari kubur untuk menghadap Alloh subhanahu wa ta'ala. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ "Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya dia akan mengumpulkan kalian di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya". (QS. An Nisaa' [4]: 87) Dalam Al-Qur'an, penamaan hari akhir dengan Yaumul Qiyamah terdapat dalam 70 ayat. 3) As-Saa'ah (Waktu Qiyamat). Yaitu hari yang menunjukkan dekat dan pastinya waktu qiyamat tiba. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَإِنَّ السَّاعَةَ لَآَتِيَةٌ "Dan tidaklah kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. dan Sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang". (QS. Al Hijr [15]: 85) 4) Yaumul Ba'ats (Hari Berbangkit). Yaitu hari di bangkitan dan di hidupkannya ummat manusia setelah mati. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَالْإِيمَانَ لَقَدْ لَبِثْتُمْ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْبَعْثِ فَهَذَا يَوْمُ الْبَعْثِ "Dan Berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kalian Telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Alloh, sampai hari berbangkit; Maka inilah hari berbangkit itu". (QS. Ar Ruum [30]: 56) 5) Yaumul khuruuj (Hari Keluar Dari Kubur). Yaitu hari ditiupkan sangkakala, maka ummat manusia dibangkitkan dan keluar dari kuburnya menuju kehidupan selanjutnya. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِ "(yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya Itulah hari ke luar (dari kubur)". (QS. Qaaf [50]: 42) 6) Al-Qori'ah. (Hari Qiyamat). Yaitu hari penuh kengerian dan hiruk pikuk yang menggetarkan hati setiap manusia. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: الْقَارِعَةُ . مَا الْقَارِعَةُ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ "Hari qiyamat. Apakah hari qiyamat itu?. Tahukah kamu apakah hari qiyamat itu?". (QS. Al Qoori'ah [101]: 1-3) 7) Yaumul Fashl (Hari Keputusan). Yaitu hari diputuskannya hisab dan kebahagiaan manusia secara adil, tanpa ada yang di dzolimi sedikitpun dan diselesaikannya berbagai pertikaian yang terjadi di dunia. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ "Inilah hari keputusan yang kalian selalu mendustakannya". (QS. 037. Ash Shooffat [37]: 21) 8) Yaumud Diin (Hari Pembalasan) Yaitu hari di tunaikan dan di balasmya semua makhluk sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَذَا يَوْمُ الدِّينِ Dan mereka berkata:"Aduhai celakalah kita!" inilah hari pembalasan. (QS. Ash Shooffat [37]: 20) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ "Yang menguasai di hari Pembalasan". (QS. Al Faatihah [1]: 4) 9) Ash-Shookhoh (Suara Yang Memekakkan). Yaitu hari yang penuh dengan suara yang memekakkan telinga yang dapat membuat tuli seseorang yakni ditiupnya sangkakala pada tiupan yang pertama. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ "Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang pertama)". (QS. 'Abasa [80]: 33) 10) Ath-Thommatul Khubro (Malapetaka Yang Besar). Yaitu hari yang penuh dengan kengerian dan malapetaka yang sangat dahsyat ketika sangkakala ditiupkan kedua kalinya. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى "Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) Telah datang". (QS. An Nazi'at [79]: 34) 11) Yaumul Hasroh (Hari Penyesalan) Yaitu hari penyesalan orang-orang kafir ketika menyaksiakan adzab yang pedih dan bertumpuk serta penyesalan orang-orang mukmin karena kurangnya amal kebaikan merreka selama hidup di dunia. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman: وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ إِذْ قُضِيَ الْأَمْرُ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara Telah diputus. dan mereka dal

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment