Koperasi dan Penjamin Kredit Usaha Kecil

Manusia yang berhati dan pekerja giat, akan selalu mendapat berkat Sang Penyelamat” (Motivator)
Prakata
Hanya Kopdit / CU yang mau bekerja keras akan diberi Tuhan imbalan yang pantas dalam mengarungi samudera kehidupan melayani beribu-ribu anggotanya.
Kuat dibidang financial
Ternyata pengertian koperasi kredit dalam Visi dibayangkan bermacam-macam, namun dorongan kearah mencita-citakan lebih dari keadaan sekarang. Contoh saja kearah (bercita-cita) anggota menjadi banyak, dan kalau anggota banyak, umpama diatas 10.000 anggota, pasti lalu kopditnya menjadi kuat.
Kuat dalam bidang apa saja ? Beberapa segi pasti mengalami penguatan nyata, yaitu bidang keuangan pasti mencapai Rp 60 milyar lebih. Ini kalau rata-rata tabungan anggota sebesar Rp 6 juta per orang. Kalau seluruh anggota CU se-Indonesia 1.600.000 orang, pasti Aset CU se-Indonesia mendekati angka Rp 10 T (sepuluh Trilyun). Inilah pengertian kuat yang nyata dan bisa terukur, dan bisa dipastikan juga Wajib di Kopdit akan terus dan terus meningkat tak pernah putus-putus. Ini kekuatan koperasi yang tak dimiliki oleh usaha lain. Para anggota Kopdit menabung Simpanan Wajib, sebagai kwajiban pemilik Kopdit membesarkan modal koperasi kredit dengan cara mengangsur setiap bulan.
Seandainya, ditahun 2014 nanti CU se-Indonesia sudah 5 juta orang dan rata-rata Simpanan Wajib per bulan Rp 40.000/bulan, maka penambahan asset per bulan sudah mencapai Rp 200 milyar : Rp 2,4 T setahun. Apalagi ini baru Simpanan Wajib, belum lagi Simpanan-simpanan yang lain, yang pasti lebih 3 kali dari SW. menjadi jelas sekali, bahwa pertambahan anggota di Credit Union / Kopdit menjadi sangat penting guna memperkuat permodalan/asset/kekayaan dari pada Kopdit tersebut. Tanpa anggota bertambah, credit union sulit sekali kuat dalam bidang financial.
Kuat dibidang sumber daya manusia
Tentu dan pasti, kopdit sangat hati-hati menerima anggota baru, guna menjadi keluarga besar CU. Mereka yang masuk perlu diseleksi, dimotivasi, diberi pengertian CU, ditanamkan kwajiban-kwajiban menjadi anggota CU, diberitahu hak-hak menjadi anggota CU, dan dididik 2 hari dengan manajemen dasar koperasi kredit. Anggota CU harus kuat iman dengan rajin menabung, tekun mengangsur dalam hal meminjam uang , dan yang paling perlu adalah menjadi manusia produktif bukan lagi manusia konsumtif. Menjadi anggota CU memang harus menjadi manusia kuat dalam iman yang membaja. Ia harus rajin bekerja, orang panutan para manusia sekitarnya.
Dengan pendidikan Nilai-NIlai luhur kopdit yang perlu dianut semua anggota yaitu : jujur, swadaya, keadilan, solidaritas, kesamaan hak, selalu mau bertanggung jawab, keterbukaan, peduli pada orang lain dan selalu memiliki tanggung jawab social, maka lambat atau cepat CU pasti menanamkan kader-kader kopdit yang brilyan, yang nama kelak menggantikan para Pengurus, Pengawas serta Manajer handal, termasuk Pendidik-Pendidik CU yang terus menerus harus ditingkatkan.
Kuat dalam bidang organisasi
Pengelolaan Kopdit sehari-hari harus terus menerus dan tak pernah putus, dan dengan demikian dibutuhkan stamina yang kuat dan professional. SAKKK (= Sistem Akuntansi Keuangan Koperasi Kredit) harus dijalankan dengan professional dan penuh tanggung jawabpengembangan SAKKK dengan system program computer PRO 2000/2004 perlu terus menerus diperbaharui dan disempurnakan, sehingga mendapatkan output yang benar-benar kita harapkan.
Pelayanan dibidang organisasi Kopdit, paling sedikit menjalankan 10 pelayanan yang dilakukan sehari-hari, yaitu Pelayanan :
  1. Masuk jadi anggota
  2. Pelayanan Simpanan
  3. Pelayanan Pinjaman
  4. Pelayanan Daperma
  5. Pelayanan Sisehat
  6. Pelayanan Pendidikan
  7. Pelayanan Informasi
  8. Pelayanan Survey Pinjaman
  9. Pelayanan Konsultasi usaha
  10. Pelayanan keluar jadi anggota
Dengan 10 pelayanan diatas, maka organisasi Credit Union selalu sibuk setiap hari, terutama berhubungan terus menerus dengan para anggota, belum lagi ditambah melayani para anggota yang bertempat tinggal di daerah-daerah yang jauh letaknya, memerlukan tambahan pelayanan :
  1. Pelayanan Komunikasi, SMS, telpon, interlokal, dokumen terkirim dengan TIKI
  2. Pelayanan Keuangan (jarak jauh) : e-banking, transfer bank dan lain-lain cara
  3. Pelayanan korespondensi : surat menyurat, faks, e-mail, dan via pos atau TIKI dan lain-lain
Dengan demikian, pelayanan dibidang organisasi harus cepat, akurat, benar dan sesuai aturan yang ditetapkan.
Kuat dibidang pendidikan koperasi
Koperasi (apapun) tanpa pendidikan koperasi bagi anggotanya, akan sangat sulit berkembang. Ia akan kerdil seperti tanaman yang dibonsai. Usaha Koperasi adalah usaha jasa, bukan usaha dagang yang ada bentuk barangnya. Usaha jasa perlu ditawar-tawarkan kepada konsumen dengan cara dikomunikasikan / disosialisasikan. Cara-cara ini dipaket secara halus dan padat dalam bentuk pendidikan dasar. PDMK (= Pendidikan Dasar Manajemen Kopdit) merupakan keharusan bagi anggota ikut pendidikan awal tentang koperasi kredit.
Apabila telah mengantongi Sertifikat PDMK maka seseorang anggota bisa mengikuti pendidikan lanjutan umpama : kewirausahaan, akuntansi, keuangan, TOT, Perkreditan, Pengawas, dll, hampir 40 lebih jenis pelatihan. Sedemikian banyak jenis pelatihan sehingga kopdit-kopdit bisa meminta kepada Puskopdit/Pusdiklat, jenis pelatihan yang dikehendaki agar Pengurus dan Pengawas lebih faham akan masalah tersebut, umpama tentang Akuntansi, Perkreditan (cara menagih yang efektif), Manajemen Keuangan, Manajemen Risiko, dan lain-lain.
Bagi Kopdit yang malas menambah ilmu dengan pendidikan-pendidikan akan mengalami ketertinggalan informasi ilmu Kopdit yang setiap bulan terus dan terus berkembang. Dalam hal ini janganlah menyalahkan siapapun, sebab perasaan malas hanya bisa ditanggulangi dengan mengubah menjadi rajin dengan cara-cara yang radikal.
Penutup
  1. Koperasi Kredit yang kuat merupakan impian awal yang mungkin sekali dapat kita capai dengan cara dan upaya-upaya wajar, asalkan mau bekerja keras mengejar cita-cita kopdit yang kuat dalam bidang financial, sumber daya manusia, bidang organisasi dan dibidang pendidikan
  2. Koperasi Kredit yang kuat bukan harus minum jamu kuat, tetapi harus selalu menghirup udara pembaharuan ilmu kopdit yang setiap hari terus berkembang kearah penyempurnaan diri. Ilmu kopdit tidak harus dari Inkopdit/Puskopdit/Pusdiklat-pusdiklat namun ilmu tersebut ada didunia maya (website) yang tersedia pada ACCU – WOCCU dengan website masing-masing
  3. Koperasi Kredit yang kuat bukan harus minum jamu kuat, tetapi harus selalu menghirup udara pembaharuan ilmu kopdit yang setiap hari terus berkembang kearah penyempurnaan diri. Ilmu kopdit tidak harus dari Inkopdit/Puskopdit/Pusdiklat-pusdiklat namun ilmu tersebut ada didunia maya (website) yang tersedia pada ACCU – WOCCU dengan website masing-masing.
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment