PEMUDA PEMIMPIN HARAPAN BANGSA INDONESIA

artikel di bawah ini merupakan artikel waktu gw ikut lomba di menpora mengenai pemuda, gw mau share aja walaupun tidak menang nih artikel tapi seneng udah ikut heheheheheh
Sejarah suatu bangsa selalu dimulai dengan cerita dengan sebuah judul yang bercerita tentang peran besar para pemuda. Tak peduli apa itu sebuah revolusi atau sebuah reformasi, maka pemuda selalu menjadi aktor sejarah yang senantiasa hadir ketika suatu bangsa membutuhkan suatu ide besar dalam perjuangannya. Ide besar yang muncul dari sebuah inspirasi murni yang keluar dari akal dan nurani bersih yang di miliki oleh pemuda. Inspirasi besar yang memunculkan ide-ide besar dan pada akhirnya menghasilkan kinerja-kinerja besar untuk mengubah arah haluan sejarah suatu bangsa. Mereka tidak hanya memulai perubahan, tapi juga mengisi perubahan itu dan menuntaskannya. Maka dari itu, sepertinya wajar jika di katakan bahwa takdir sejarah senantiasa hinggap di tangan para pemuda.
80 tahun sudah ikrar sumpah pemuda di kumandangkan sejak tanggal 28 oktober 1928. Sudah banyak kontribusi pemuda dalam membangun bangsa ini mulai dari bidang hukum,sosial, dan bidang lainnya. Pemuda adalah tulang punggung Negara kata-kata inilah yang biasanya sering kita dengar dalam pidato-pidato dalam rangka merayakan hari sumpah pemuda, oleh karena itu masa depan negeri ini sangat tergantung padanya. Jika ia tumbuh dan bekembang dengan baik maka bangsa ini pun kelak menjadi bangsa yang maju peradabannya dan sebaliknya jika ia tidak mampu berkembang akan habislah peradaban negeri ini. Di berbagai media massa baik itu elektronik maupun cetak banyak program yang sengaja dibuat dengan mengambil daya tarik kaula muda. Sosok pemuda merupakan icon yang memiliki nilai komersial tinggi dikarenakan senantiasa energik, lincah dan kreatif serta sedang berada dalam fase fisik kesempurnaannya. Pemuda selalu memiliki kekhasan dalam karakternya yang bersifat dinamis, mudah belajar dan beradaptasi dengan lingkungannya, itulah sekiranya yang membedakan generasi muda dengan generasi se-zaman lainnya. Sosok-sosok pemuda yang sering dimunculkan pada media khususnya televisi adalah figur-figur yang mudah bergaul, modis, glamor,dan memilki pesona wajah yang indah untuk dilihat. Kehidupannya pun lurus-lurus dan lancar saja tanpa ada kendala apalagi halang rintang, hari-harinya dipenuhi dengan senang-senang dan bercanda dengan sesamanya. Seolah-olah apa yang dimunculkan kepada mayarakat luas adalah mencerminkan kehidupan riil dari kaula muda di Indonesia, apakah benar seperti itu keadaannya? Atau generasi muda Indonesia hanya dijadikan komoditas industri hiburan semata Karena dalam teori marketing dunia hiburan, jika ingin mendapatkan rating yang tinggi dari masyarakat maka produk itu haruslah mampu membangkitkan alam khayal dari apa yang diimpikan manusia pada umumnya yaitu kemewahan, popularitas dan pasangan yang sejuk dipandang.
Begitulah kondisi negeri ini yang dimana pemuda dijadikan untuk menaikkan rating suatu acara pertelevisian, selain di dunia entertainment sekarang ini pemuda banyak yang berkecimpung di dalam dunia politik, yang di mana sudah kita ketahui banyak dari partai-partai yang menjadikan pemuda sebagai icon dari partai. Lantas apa yang konstribusi pemuda ini kalau pemuda yang kita harapkan hanya sibuk dalam dunia hiburan, dan juga menyibukkan dirinya dalam politik yang dimana untuk memperkaya diri dan mendongkrak suara partainya dalam pemilihan nanti tanpa memperhatikan lingkungan yang ada di sekitarnya, begitulah kondisi pemuda-pemuda yang ada sekarang ini. Kalau kita mengigat masa lalu dalam sejarah kebangkitan Indonesia menuju negara yang merdeka dari penjajahan, dapat kita saksikan tokoh-tokoh pemuda mampu melakukan sebuah perjuangan yang luar biasa. Tokoh-tokoh pemuda pada waktu itu mampu menyatukan diri dengan pemuda-pemuda di daerah lainnya dalam sumpah pemuda sebagai upaya mempersatukan bangsa ini. Meskipun mereka dipisahkan oleh suku, agama dan bahasa, tetapi itu bukanlah penghalang. Dapat kita saksikan pula bagaimana seorang Soekarno mampu menjadi proklamator sekaligus pemimpin di negeri ini ketika beliau masih berusia muda. Kita tentu ingat perkataan beliau “Berikan padaku lima orang pemuda, niscaya aku akan mengubah dunia”. Disinilah letak keyakinan bahwa pemuda memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi pilar-pilar pembangunan sebuah negara. Jika para generasi muda itu dipersiapkan dengan pembinaan yang membuatnya tumbuh besar maka ia kelak akan menjadi insan-insan pengukir prestasi dalam sejarah peradaban negeri ini, sebaliknya jika ia diperlakukan biasa saja bahkan dibuat tidak pernah berpikir mandiri maka ia hanya akan membebani bangsa ini.
Waktu terus berjalan dan tak akan dapat terulang lagi. Hanya sejarahlah yang dapat dimintai bantuannya sebagai petunjuk agar kesalahan lalu tidak terulang kembali. Perkembangan akan nilai-nilai kehidupan, kemajuan teknologi dan pemikiran manusia pun tumbuh dengan pesatnya. Kita saksikan bagaimana teknologi mampu membuat dunia ini menjadi tanpa hambatan jarak dan batas. Ditambah dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi begitu cepat mengalami pembaharuan. Ditengah-tengah kemajuan teknologi dan peradaban dunia saat ini kondisi Negara kita sedang mengalami penurunan dari berbagai sector, baik itu sector pendidikan, sektor ekonomi, social dan sektor lainnya sehingga mengakibatkan keterpurukan di berbagai sektor vital menghinggapi negeri ini, krisis di bidang politik, hukum, ekonomi hingga permasalahan moral pun menimpa bangsa yang mengaku sebagai negara yang beragama ini. Di negeri ini banyak orang yang lahir, tumbuh sampai ia mati tak pernah sedikit pun ia merasakan kehidupan dan pekerjaan yang layak baginya. Hasil survei angkatan kerja nasional Februari 2007 mencatat, jumlah penganggur di Tanah Air sebanyak 10,55 juta orang, atau sekitar 9,75 persen, dan sebanyak 740.206 orang, atau sekitar 7,02 persen tercatat sebagai penganggur dari kalangan yang mengenyam pendidikan tinggi. Dengan data yang cukup menyedihkan itu seharusnya para pemuda di negeri ini merasa prihatin dan was-was akan masa depan mereka. Tetapi apa yang terjadi dilapangan? Banyak dari para pemuda di negeri ini tidak punya orientasi yang jelas mengenai visi hidupnya. Bagaimana dapat kita saksikan generasi muda saat ini menjadi korban dari era globalisasi atau budaya negative dunia barat (victim globalization) yang sarat akan kehidupan hedonis (keduniawian), pakaian yang menampakan aurat, pergaulan bebas, dan lainnya.
Jika melihat keadaan para pemuda Indonesia saat ini rasa-rasanya sulit bagi kita untuk mengidamkan Negeri ini menjadi pemimpin peradaban di dunia ini seperti yang di idam-idamkan oleh kita semua. Mustahil mendapatkan hasil yang yang lebih baik dengan usaha yang sama dengan sebelumnya. Untuk mengetahui bagaimana keadaan suatu Negara di masa depan maka lihatlah kehidupan para pemudanya masa kini. Dan indikator lainnya adalah content atau program acara apa yang diberikan media kepada generasi mudanya. Sebenarnya pemuda yang ada sekarang ini harus berkaca kepada seorang pemuda yang gagah berani, pemuda yang membawa zaman dari zaman kegelapan ke zaman terang menderang dialah pemuda pujaan bangsa dialah Rasulullah SAW yang mempunyai suri tauladan yang baik dan menjadi contoh untuk semua kaum baik yang sudah tua maupun yang masih muda sekalipun, memang sulit untuk meniru perilaku rasulullah dalam membangun bangsa dan umatnya, tetapi tidak ada kata sulit apabila kita ada kemauan untuk menuju perubahan, berubah dari Negara yang berkembang ke Negara yang maju segala bidang dan maju dalam iman dan taqwa, aagym pernah berpesan untuk merubah segala sesuatu mulailah dengan 3M, salah satu dari 3M tersebut yaitu mulailah dari diri sendiri maksudnya seorang pemuda harus berani melakukan perubahan dalam dirinya menuju kebaikan sehingga ia ( pemuda ) dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini dengan keikhlasan, yang menjadi pertanyaan sekarang bagaimana caranya seorang pemuda berkontribusi untuk kemajuan bangsa? caranya yaitu seorang pemuda harus mempergunakan kemampuan/ilmunya ( sesuai bidang masing-masing ) yang dimilikinya, sepanjang ilmu itu positif contohnya apabila seorang pemuda menjadi seorang guru maka jadilah seorang guru yang baik, seorang guru yang dapat mencontohkan kebaikan kepada anak didiknya, yang jadi polisi jadilah polisi yang baik, yang jadi pejabat jadilah pejabat yang baik yaitu pejabat yang bersih dari korupsi, yang mau menjadi wakil rakyat jadilah wakil rakyat yang mengayomi masyarakat.
Seorang pemuda harus kritis manakala menemukan / melihat penyimpangan yang dilakukan oleh baik itu eksekutif, legislatife dan yudikatif,karena suara pemuda akan selalu di perhatikan oleh para penguasa negeri ini. Dan jangan sekali-kali melakukan pemaksaan kehendak dengan cara-cara yang anakrkis. Sampaikan pendapat dengan cara yang procedural dan sesuai dengan salurannya, seorang pemuda haruslah menjadi suri tauladan bagi generasi penerusnya, karena para pemuda merupakan barometer bagikelangsungan bangsa ini, para pemuda harus bisa menciptakan rasa aman dan kondusif, dan tidak mudah terprofokasi oleh ajakan-ajakan yang menyesatkan,para pemuda harus siap mental dan berani tampil ke depan apabila Negara membutuhkan, parta pemuda harus sadar bahwa Negeri ini ada di pundaknya kelak dikemudian hari
Sekiranya ada empat kriteria sosok pemuda yang menjadi harapan sehingga dapat membawa bangsa menjadi lebih baik dan menjadi  pemuda harapan yang dapat memimpin bangsa ini yaitu, pertama, ia harus berjiwa spiritualis. Maksudnya, setiap tingkah lakunya di jalankan dengan penuh kehati-hatian dan ketaqwaan kepada sang pencipta. Ia tidak berani menyia-nyiakan masa mudanya dengan aktivitas keduniawian yang melalaikan. Ia menyadari dirinya telah dianugerahi akal yang luar biasa untuk berpikir sehingga selalu memberdayakan akal itu menjadi sebuah kreatifitas yang berwujud karya dan prestasi. Rasa syukur atas nikmat Tuhan itu yang selalu mengiringi langkahnya. Sikap spiritualis merupakan pondasi dasar dari kepribadian manusia. Pemuda-pemuda Indonesia haruslah memiliki pondasi dasar itu, yaitu berupa kepribadian yang taqwa, santun dan bersahabat.
Yang kedua, seorang pemuda haruslah memiliki kapasitas intelektualitas yang tinggi yang mampu memiliki daya saing dengan pemuda lainnya terlebih dengan bangsa lain. Hari-harinya dipenuhi dengan aktifitas mencari ilmu, ia tidak pernah terpuaskan dengan apa yang diperolehnya hari ini. Bahkan ia merasa dirinya masih sangat kekurangan ilmu, sehingga ia selalu mencari jalan bagaimana agar dirinya memperoleh pengetahuan baru tiap harinya. Oleh karena itu perbaikan dan pembangunan sektor pendidikan di negeri ini harus di prioritaskan agar sumber daya manusia kita kelak menjadi SDM-SDM yang profesional, sesuai bidang keilmuannya dan memiliki kemampuan membawa bangsa dan Negara ini ke arah peradaban teknologi dunia.
Ketiga, untuk membangun indonesia kearah yang lebih baik dan bermatabat, maka yang diperlukan bangsa ini ialah pemuda-pemuda yang berpikir visioner atau mau berpikir jauh ke arah masa depan, ia mampu menjadi pionir bagi pemuda-pemuda lain dalam bergerak. Dalam berinteraksi dengan lingkungannya senantiasa memiliki ide-ide inovatif dan brilian untuk diterapkan. Ilmu yang dimilikinya membuat ia mampu berpikir strategis merencanakan masa depannya. Ia tidak terjebak oleh bayang-bayang masa lalunya, dengan segera ia menjadikan masa lalu sebagai pelajaran berharga yang tidak akan terulang kembali olehnya. Visi hidup mutlak diperlukan oleh para pemuda Indonesia jika ingin memperoleh masa depan gemilang. Karena dengan visi itu ia akan membuat langkah-langkah yang sistematis tidak asal mengalir saja.
Dan yang keempat, bangsa ini memerlukan para pemuda yang memiliki karakter yang kuat, Pemuda yang memiliki kepribadian yang tidak mudah mengeluh, tidak gampang menyerah dan pantang menjadi beban bagi orang lain. Kehidupannya ia jalani dengan penuh kesederhanaan meskipun ia mampu melakukan lebih. Membangun karakter kuat itu haruslah dimulai dari sebuah kebiasaan yang positif dan mau keluar dari kondisi nyaman. Mereka yang tidak mau merubah usahanya maka akan memperoleh hasil yang sama saja dengan sebelumnya. Bagi yang memiliki kuat dalam dirinya ia akan berusaha mewujudkan cita-citanya dengan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya dan usaha yang dilakukan adalah maksimal (100%) tidak setengah-setengah. Kemauan itu tertanam dalam dirinya sehingga tidak ada yang mampu menggoyahkan jalan kehidupannya. Karakter ini yang harus ditumbuh kembangkan kepada generasi muda Indonesia hari ini. Diharapkan dengan menyadari keadaan Indonesia yang sedang berada dalam keterpurukan saat ini, para pemuda tergerak menjadi berpikir kritis dan bertindak solutif terhadap permasalahan Negari saat ini. Sehingga setiap detik dalam aktifitas kehidupannya menjadi sesuatu hal yang bermanfaat.
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment