Daun Meniran siapa suka?

Manfaat Daun Meniran

Tanaman ini secara tradisional dipercaya bisa menyembuhkan penyakit antara lain radang dan batu ginjal, susah buang air kecil, disentri, sakit ayan, hepatitis, serta rematik. Zat kimia tanaman mi yang sudah diketahul antara lain filantin, hipofilantin, kalium, damar, dan tannin.

Penelitian terbaru tentang meniran mengungkapkan bahwa tanaman ini bisa membantu mencegah berbagai macam infeksi virus dan bakteri serta mendorong sistem kekebalan tubuh. Tanaman ini sudah diteliti dan diproduksi menjadi tablet peningkat daya tahan tubuh. Produknya telah diuji preklinis dan kilnis selama tiga tahun.
Dr. Zakiudin Munasir, Sp.AK, ahil pediatrik imunologi dari Bagian Anak RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, telah melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak meniran membantu meningkatkan kecepatan penurunan demam pada pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan atas.

Cara pemanfaatan :

Cara ini disarankan oleh Dr. Suprapto Ma�at dari Universitas Airlangga yang juga ikut menguji ekstrak tanaman meniran dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Ambil satu genggam daun meniran yang terdiri dari akar, batang, dan daun. Tumbuk sampai halus. Kemudian rebus bersama dua gelas air bersih. Tunggu sampai menjadi setengah gelas. Minum sekali setiap hari.
 
 Daun meniran, punya nama yang cukup banyak di berbagai daerah, misalnya di Ternate disebut dengan nama Gasau Ma Dungi, sedangkan di India disebut Kilanelli, di China disebut Zhen zhu cao, lalu di Fillipina disebut sampasamplukan, dan di Spanyol dinamai Chanca Piedra…hehehe…bagus ya?! Akhirnya……nama latinnya sendiri adalah Phyllanthus niruri.
Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan untuk herbal. Efek herbalnya bersifat diuretik, antiradang, pelindung hati, pereda demam, dan penjaga stamina.
Dengan daun meniran juga bisa mengobati sariawan, kemudian mengatasi gangguan pencernaan sekaligus menambah nafsu makan, dan dapat juga melarutkan asam urat.
Senyawa aktif yang dikandung oleh daun Meniran, Phyllantin, Hypophyllantin, niranthin, nirtretali, nirurin, nirurinetin, norsecurinine, phyllanthenol, phylantheol, phylitetrin, quercitrin, quercetin, ricinoleic acid, rutin, salicycic acid methyl ester, gallic acid, ascorbic acid, hinokinin, hydroxy niranthin, isolintetralin, dan isoquercitin, dan lain-lain.
Kenapa sih ko daun Meniran bisa melarutkan asam urat?
Karena di dalam daun meniran mengandung flavonoid dan glikosida flavonoid yang menghambat enzim xanthine oksidase dan superoksidase. Flavonoid akan berikatan dengan kalsium dari batu ginjal membentuk senyawa kompleks kelat yang mudah larut. Ion-ion K dan Na akan berikatan dengan asam urat membentuk senyawa garam yang mudah larut dalam air sehingga asam urat yang telah mengkristal di dalam darah dan ginjal akan larut secara perlahan-lahan dan akan dikeluarkan melalui air kencing.
Pemakaian meniran sebagai obat ginjal harus hati-hati, dan ibu hamil dilarang meminumnya karena meniran bersifat menggugurkan kandungan. Penderita dengan gangguan ginjal akut sebaiknya tidak mengkonsumsi ramuan berbahan dasar meniran. Pemakaian jangka lama dapat menimbulkan gangguan disfungsi ereksi dan gagal ginjal.
Berikut resep-resep yang bisa anda coba
Asam urat
Bahan :
  • Pohon meniran komplit (akar, batang, daun) 1 batang
  • Jahe merah 1 ruas jari
  • Cengkeh 4 butir
  • Kayu manis 1 ruas jari
  • Gula merah
Cara membuat :
Buang kotoran dan cuci bersih bahan herba. Kemudian rebus dalam 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Angkat saring lalu dinginkan. Minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.
Maag
Bahan :
  • Pohon meniran komplit 1 batang
  • Temu lawak 1 biji (sebesar telur ayam)
  • Daun sembung legi 3 lembar
Cara membuat :
Temulawak dikupas kulitnya, dicuci, lalu diiris tipis-tipis. Semua bahan lalu direbus dengan 5 gelas. Matikan api ketika air sudah tersisa 4 gelas. Angkat dan saring. Ramuan diminum 3 kali sehari 2/3 gelas sesudah makan. Lakukan rutin selama 2 minggu berturut-turut.
Influensa
Bahan :
  • Pohon meniran komplit 1 batang
  • Daun sambiloto 1 genggam
  • Temulawak 1 jari tangan
Cara membuat :
Semua bahan dicuci bersih, lalu dipotong tipis-tipis. Lalu direbus dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Ramuan ini sangat baik untuk penderita influensa yang disertai demam/ aturan minum dewasa 3 kali sehari masing-masing ½ gelas, anak-anak usia 6-12 tahun masing-masing ¼ gelas.
Rematik
Bahan :
  • Daun dan batang meniran 3 batang
  • Daun kumis kucing 17 lembar
  • Daun sambiloto 7 lembar
  • Temulawak 1 biji
Cara membuat :
Temulawak dicuci, dikupas, lalu diiris tipis-tipis. Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa 4 gelas. Angkat dan saring. Dosis pemakaian diminujm 3 kali sehari 2/3 gelas setelah makan. Jangan gunakan ramuan ini pada ibu hamil. Setelah 1 minggu lihat perkembangan jika membaik bisa diteruskan selama 1 minggu lagi, begitu seterusnya.
Wasir
Bahan :
  • Daun meniran 6 gram
  • Daun kejibeling 6 gram
  • Temulawak 3 gram
  • Asam kawak 1 gram
Cara membuat :
Cuci bersih semua bahan. Kupas kulit umbi temulawak dan iris tipis-tipis. Kemudian rebus semua bahan dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Ramuan diminum 3 kali sehari.
***
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI