Atasi Alergi melalui pendekatan tradisional

Mencegah Dan Mengatasi Alergi dengan Cara Tradisional
Oleh : Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar, atau bahkan mungkin pernah mengalami timbulnya bercak-bercak atau bentolan kulit yang gatalserta tersebar di atas permukaan tubuh, beberapa saat setelahmengkonsumsi suatu jenis makanan. Keluhan atau gambaran seperti itumerupakan salah satu dari sekian banyak manifestasi penyakit alergi yangsering dijumpai.

Tubuh kita memiliki serangkaian mekanisme pertahanan yang menakjubkan.
Mekanisme ini dibuat untuk menjaga kesehatan kita. Salah satu mekanisme tersebut kita kenal sebagai sistem kekebalan/imun. Secara singkat sistem kerja dari imun tersebut yaitu bila suatu bahan asing misalnya bakteri atau virus memasuki tubuh kita, jaringan tubuh akan mengenali protein khusus dari bahan asing penyerang itu dan membuat antidot (zat penawar)yang hanya akan membasmi protein khusus tadi. Zat kimia penawar untuk pertahanan yang dihasilkan oleh tubuh kita disebut antibodi. Sedangkan protein asing yang akan diserang dan dilumpuhkannya disebut antigen.

Sistem pertahanan itu cerdik dan berhasil. Kelemahannya adalah tubuh harus menemui dua protein asing (antigen) sebelum sistem ini dapat menghasilkan pertahanan terhadapnya (antibodi). Dengan kata lain, kita harus diserang terlebih dahulu sebelum kita dapat melawan. Sebagai contoh, jika terkena virus campak tubuh tidak akan begitu bermasalah,tapi masalah akan menjadi rumit/serius jika tubuh berhadapan dengan penyakit yang serius seperti cacar atau difteri. Pada dasarnya, mereka yang selamat dari infeksi berbahaya demikian itu berkat sistem kekebalan/pertahanan mereka yang bekerja cepat dan mulai memproduksi antibodi dalam waktu singkat. Jadi, bila reaksi tubuh lebih lambat,mereka yang terinfeksi akan kurang beruntung.

Debu, serbuk sari, jamur, makanan dan bahan yang pada dasarnya tidak membahayakan dapat bertindak sebagai antigen pada orang tertentu.Bahan-bahan tersebut memasuki tubuh lewat paru-paru atau saluran cerna kemudian menerobos masuk ke dalam jaringan, di situlah mereka merangsang pembentukan antibodi. Akibat bertemunya antigen dan antibodi itulah yang merusak jaringan yang bersangkutan dan menimbulkan gejala/keluhan alergi.

Tidak semua orang yang terserang alergi menimbulkan keluhan jika jumlah antigen kurang dari takaran ambang batas. Kecuali jika takaran ini dilampaui, maka tubuh akan menampakkan/timbul gejala alergi. Antigen ini dapat berupa sejumlah serbuk sari yang dibawa angin yang cukup membuat pilek alergi, hingga menyantap beberapa porsi makanan selama beberapa hari berturut-turut sebelum timbul gejala. Penderita mungkin tidak akan sembuh dengan cara menghindari suatu bahan bila terdapat beberapa faktor alergi. Jika seseorang alergi terhadap sejumlah bahan sekaligus, sedangkan hanya berpantang satu jenis dan masih menyantap yang lainnya,tentu saja tidak akan sembuh.
Setiap orang dapat mengenali alergi makanan bila reaksinya mendadak
cepat dan parah karena penderita mengalami ruam yang serius setiap kali memakan bahan tersebut. Tapi, bila alergi disebabkan makanan sehari-hari atau terjadi beberapa kali dalam seminggu, tubuh menjadi terbiasa menderita akibat makanan tersebut dan reaksinya menjadi samar.
Sebetulnya selama bertahun-tahun atau puluhan tahun penyakitnya tampak menghilang, mungkin hanya kambuh sekali-kali ketika kebetulan memakan antigen terlalu banyak atau adanya faktor pemicu seperti stres yang secara tidak langsung menurunkan ketahanan tubuh. Karena reaksi gejalanya jarang terjadi, maka penderita sulit mengetahui penyebabnya.
Berhubung daya tahan tubuh semakin berkurang, maka tubuh tidak lagi dapat mengatasi proses penyakit dan timbullah gejala penyakit tersebut. Bentuk penyakit yang timbul antara satu orang dengan orang lainnyatidaklah sama, tergantung bagian tubuh mana yang terserang lebih parah.

Reaksi alergi tentunya merupakan manifestasi pada seseorang secara keseluruhan. Gejalanya akan tergantung pada fungsi organ tersebut yaitu dapat terangsang atau tertekan. Suatu alergi yang menyerang mata akan menimbulkan mata merah dan gatal; jika menyerang hidung akan pilek atau bersin-bersin; bila menyerang paru-paru akan menyebabkan asma atau batuk; jika menyerang saluran pencernaan menyebabkan sakit perut,kembung, diare atau muntah-muntah; menyerang persendian dapat menyebabkan nyeri dan kaku; jika yang terserang kepala dapat menimbulkan sakit kepala, jika menyerang kulit menimbulkan eksim,bentol-bentol/gatal-gatal, dan sebagainya.Alergi dapat terjadi pada semua usia baik pada mereka yang mempunyaibakat alergi maupun tidak/nonalergik. Pada anak-anak yang paling seringditemukan yaitu asma bronkiale. Sedangkan alergen yang paling seringmenyerang anak-anak yaitu tepung sari, debu rumah, bulu hewan, air liur
hewan, dan makanan.Tips pencegahan dan menghindari alergen
:
Jaga selalu kesehatan tubuh dan lingkungan.Pindahkan sarang debu seperti pernak-pernik, buku, hiasan dinding, dansebagainyaBila anda alergi pada bulu binatang, jangan membiarkan binatang berbulumasuk ke dalam ruangan.Hindari penggunaan kain yang terbuat dari wool atau bahan dari bulu.Hindari tanaman atau aquarium yang menyebabkan spora jamur di udara.Gunakan pembersih udara elektris untuk membersihkan debu, jamur atau
polen dari udara.Gantilah permadani atau gorden berat yang menangkap dan menyimpan debu dengan tirai yang dapat dicuci dan permadani dari katun.Jika anda alergi terhadap jenis makanan tertentu, hindari makanan penyebab alergen tersebut.

Cara tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi alergi yaitu :

15 gram jahe + 30 cc cuka beras putih/rice venegar + gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum. Lakukan secara teratur sehari sekali.

Jika alergi menyerang hidung sehingga menimbulkan pilek atau bersin-bersin dapat menggunakan cara tradisional berikut: 7 lembar daun sambung nyawa + 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu dijus. Teteskan jus lidah buaya ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet. Sedangkan bila alergi menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal atau eksim dapat digunakan :

sambiloto segar secukupnya + kunyit segar secukupnya + belerang secukupnya dihaluskan hingga lembut, lalu dioleskan pada bagian kulit yang terkena alergi. daun ketepeng china segar secukupnya dihaluskan lalu dioleskan pada bagian kulit yang terkena alergi.

Jika alergi menyerang paru-paru yang mengakibatkan asma dapat menggunakan :
10 kuntum bunga kenop + 10 - 15 gram jahe direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

30 gram daun pegagan + 10 gram bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas dan lakukan secara teratur sehari 2 kali, dalam melakukan perebusan sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.Sumber: hembing

Pertanyaan :

Assalammualaikum, saya Apri umur 23 tahun. Saya punya masalah dengan kulit gatal dan membengkak. Kejadian ini sudah 3-4 bulan di kost-an baru di pulo gadung. Sedangkan saya dulu tidak pernah mendapatkan hal ini. Kulit saya mulai gatal dan membengkak saat pagi dan malam. Saya berpikir ini karena serangga kecil; yang disebut tungau karena kamar saya di sebelah semak belukar dan saya suka membuka jendela saya. Apa ada pengaruh lain dok? Ada test alergi yang cocok tidak ya dok? Dan bagaimana cara mengobati hal ini.
Salam. - Apriyudi

Jawaban :

Salam kembali buat Mas Apriyudi, semoga sedang tidak gatal ya. Sesuai dengan kondisi yang diceritakan maka ruam karena gatal serta bengkak yang terjadi bisa disebabkan oleh karena kondisi lingkungan yang ada disekitar. Tetapi juga perlu ditelusuri kemungkinan riwayat keluarga, apakah ada yang memiliki alergi pada makanan atau minuman serta benda-benda tertentu.
Pada umumnya, bila gatal dan bengkak di seluruh badan dan bukan pada tempat tertentu sangat memungkin hal tersebut dikarenakan alergi sesuatu, sedangkan bila kondisi bengkak dan gatal hanya terjadi ditempat tertentu dapat dimungkinkan karena gigitan serangga. Untuk dapat mengetahui kemungkinan alergi sudah barangtentu perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh termasuk melakukan test alergi.
Kegunaan test alergi ini adalah untuk dapat mengetahui dengan tepat zat yang menjadi penyebab timbulnya alergi. Biasanya test alergi dilakukan dalam serangkaian tindakan ,dengan menggunakan stimulus (rangsang pemicu) yang terdiri dari bermacam-macam alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi).
Beberapa langkah yang dapat dilakukan secara sederhana untuk mengindarkan alergi adalah dengan melakukan pembersihan lingkungan. Seperti membersihkan kamar dari debu, kemudian membuka jendela untuk mendapatkan sirkulasi udara dengan baik, apa bila perlu dengan kondisi lingkungan yang penuh dengan semak belukar bisa melakukan kerja bakti pembersihan.
Selain itu, gunakan baju tidur yang menutupi tubuh, selain dapat membantu menghangatkan tubuh atas potensi alergi dingin dimalam hari skelaigus menghindarkan diri dari gigitan serangga. Serta yang perlu dilakukan kemudian adalah dengan meminum obat anti alergi, nah untuk hal ini harus sesuai dengan resep dan anjuran dokter. Semoga dengan upaya untuk dapat menjaga kebersihan, dititik yang paling awal alergi bagi mas Apriyudi dapat diselesaikan. Bila berlanjut segera ke dokter, salam sehat. (US)
ALERGI kulit memang menimbulkan ketidaknyamanan. Untuk mengatasinya, ramuan tradisional dapat menjadi pilihan.Penyebab alergi kulit dapat disebabkan karena berbagai faktor. Selain paparan sinar matahari, bahan pakaian yang tak nyaman, hingga makanan dapat menjadi penyebabnya. Singkatnya, alergi pada kulit merupakan reaksi hipersensitif terhadap suatu zat. Penyembuhan alergi kulit dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat, salah satunya memberikan pengobatan alami berikut ini, seperti dilansir Boldsky.

Air

Minumlah air sebanyak mungkin. Air merupakan obat alami untuk alergi kulit. Air mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan membersihkan sistem di dalamnya. Air juga mengencerkan sekresi dan menyembuhkan alergi kulit.
Lemon

Peras beberapa buah lemon hingga terkumpul air sarinya. Gunakan kapas agar air sari lemon meresap ke kapas. Lalu oleskan pada kulit yang alergi. Selain itu, campurkan air sari lemon dengan minyak kelapa lalu oleskan pada kulit yang alergi dan biarkan semalaman.

Pasta daun nimbi
Pohon nimba bagi masyarakat Indonesia umumnya masih dikenal hanya sebagai pohon peneduh yang banyak berada di pinggir-pinggir jalan. Karena itu, manfaat utama tanaman ini banyak dirasa bagi kita para pejalan kaki dan menjadi napas bagi udara kota.

Padahal, ekstrak dari daun, kulit, dan bunga nimba selama ini digunakan di India untuk melawan bakteri patogen dan jamur. Cabang pohonnya pun dapat digunakan sebagai pengganti pasta gigi. Tak hanya itu, ekstrak nimba juga digunakan untuk mengontrol penyebaran malaria. 
Daun nimba yang mengandung anti-bakteri pun baik untuk mengatasi masalah kulit. Untuk menyembuhkan alergi kulit, rendam daun nimba selama enam hingga delapan jam dan kemudian buat pasta dari hasil rendaman itu. Oleskan pada kulit dan biarkan selama 30-45 menit. Bilas dengan air dingin. (ind)
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment