Menyikapi Ortu yang beda aqidah

Terima kasih atas kesediaannya bergabung dengan kami.
Pertanyaan mbak ada 2 (dua) yaitu :
1. Kalau orang tua kita berbeda pandangan / non muslim apa bisa diri kita menggapai Ridho Allah.
2. Kalau ortu kita maksain kita, untuk berjodoh dengan pria yang saya nggak suka...bagaimana ngasih tau ortu kita biar nggak dibilang anak durhaka.
 
Jawaban pertanyaan pertama :
 
Ridho Allah merupakan perintah dari Allah SWT. Yaitu perintah kepada manusia agar dalam mengarungi kehidupannya dapat mencapai Ridho Allah. Yang perlu kita ketahui bahwa Allah SWT TIDAK SIA-SIA dalam memberikan perintah kepada makhluk-Nya, artinya setiap perintah Allah SWT kepada makhluk-Nya Insya Allah dapat dikerjakan. Begitu juga perintah bahwa kita harus mencapai Ridho Allah. Oleh karena itu mbak Nani tidak usah berkecil hati, walaupun orang tua kita berbeda pandangan atau non muslim Insya Allah kita dapat mencapai Ridho Allah. Permasalahannya bagaimana usaha kita agar dapat mencapai Ridho Allah tersebut. Disinilah kami kelompok Pengajian Ridho Allah bersama-sama berusaha untuk dapat mencapai Ridho Allah. Apabila mbak Nani berkeinginan untuk bergabung silahkan mengunjungi sekretariat kami dialamat yang terdapat di website ini, terima kasih.
 
Jawaban pertanyaan kedua :
Dalam hal memilih pasangan hidup setiap orang mungkin mempunyai prinsip yang tidak sama. Akibat prinsip yang tidak sama tersebut maka muncul sikap hidup yang tidak sama pula. Seandainya saya sebagai mbak maka sikap saya sebagai berikut :
1. Orang tua kita pasti menghendaki hidup kita bahagia.
2. Karena orang tua menghendaki hidup kita bahagia maka beliau akan memilihkan pasangan hidup kita yang terbaik menurutnya.
3. Karena menurut orang tua pilihannya sudah yang terbaik maka saya akan melakukan sesuatu yang terbaik untuk orang tua saya, dalam hal ini seandainya kita menolak pilihannya maka saya tetap berpedoman menghindari orang tua kita sakit hati atau dengan kata lain saya harus hati-hati menyampaikan keinginan kita menolak pilihan orang tua.
4. Cara memberi tahu orang tua sebagai berikut :
a) Terima kasih pak / bu bahwa bapak / ibu telah ikut memikirkan jodoh saya bahkan sampai ikut mencarikannya dan tentunya karena bapak / ibu menginginkan saya hidup bahagia maka bapak / ibu pasti mencarikan yang terbaik untuk saya.
b) Saya ingin mencontoh bapak dan ibu yaitu berkeluarga itu hanya sekali artinya tidak berhenti di jalan alias terjadi perceraian.
c) Berhubung hidup itu banyak sekali problemnya dan kalau kita sudah berumah tangga maka yang menyelesaikan problem itu kita sendiri maka alangkah baiknya kalau yang menentukan jodoh itu yang menjalaninya bukan orang lain, dalam hal ini tentunya berikan kesempatan kepada saya untuk mengevaluasi apakah pilihan bapak/ibu itu cocok dengan saya. Saya tetap berpendapat bahwa pilihan bapak / ibu itu baik, masalahnya apakah cocok dengan saya atau tidak. Jika cocok maka saya terima jika tidak cocok ya tidak saya terima yang penting dijaga agar saat menolaknya jangan menyakitkan hatinya.
 
Kesimpulannya
Marilah kita pegang teguh suatu pengertian bahwa setiap perintah Allah SWT kepada makhluk-Nya Insya Allah dapat dilaksanakan sehingga kita tidak pernah putus asa dalam mentaati perintah-Nya. Dan marilah kita sadari bahwa secara umum orang tua itu pasti menginginkan hidup anaknya bahagia, sehingga marilah kita hormati dan hargai segala upaya yang telah dilakukan oleh orang tua kita.
Semoga jawaban yang singkat ini dapat bermanfaat. Amien.
Wass. Wr. Wb  

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment