Tiga Amalan Yang dicintai Allah


Amalan yg disukai Allah Swt. (3 items Amalan) App. 02-03-2012
Amalan yg disukai Allah Swt. (3 items Amalan) App. 02-03-2012
Disiapkan oleh : Drs. H. Soegihono Ichsan, App. Dimasjid Al Barkah A-57 Jln. Tegalega Komplek Baruna Dumai Kota
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله ُوَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ، اِتَّقُوْا اللهَ، وَأُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ
Dalil Asy Shaff 61:4. أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
سُوۡرَةُ الصَّف إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلَّذِينَ يُقَـٰتِلُونَ فِى سَبِيلِهِۦ صَفًّ۬ا كَأَنَّهُم بُنۡيَـٰنٌ۬ مَّرۡصُوصٌ۬ (٤)
Ar Shaff 61:4. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

Kaum muslimin jamaah sholat jumat yg dimuliakan Allah
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Pertama² marilah kita memanjatkan puja & puji syukur kpd Allah Swt. mengkaruniakan banyak nikmat kpd kita shg hari ini kita telah berkumpul dlm majelis yg mulia ini menunaikan sholat Jum’at.
Ke 2 kalinya, salawat & salam semoga tercurah pd rasul terakhir nabi besar Mhmd Saw.
Ke 3 kalinya marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan & ketaqwaan kita kpd Alloh Swt.
Dlm artian senantiasa kita melaksanakan semua perintahnya & menjauhi semua larangannya. Ketahuilah bahwa semua yg diperintahkan kpd kita pasti akan membawa kebaikan bagi kita & semua yg dilarang pasti akan membawa mudarot pd kita, kemudian setiap insan dihari berbangkit nanti akan menerima imbalannya masing², bagi mereka yg telah menjalankan amal kebajikan niscaya akan memperoleh keluhuran & kemuliaan di buku catatan amalnya, sebaliknya bagi mereka yg melakukan perbuatan dosa/maksiat, akan menerima catatan amalnya dari tangan kirinya atau dari belakangnya serta kelak pasti akan meratapi kesedihan & penyesalan yg mendlm. Rasulullah Saw.bersabda: كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ,,, كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ Al Mutdatsir 74:38 Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang Telah diperbuatnya,

Hadirin yg dimuliakan Allah, Adapun judul khutbah sesuai jadwal yg diatur PMD adalah sda.
Amalan yg disukai Allah Swt. (3 items Amalan)

Kaum muslimin jamaah sholat jumat yg dimuliakan Allah
Dalam suatu kesempatan seorang sahabat Nabi SAW yang bernama Ibnu Mas’ud ra bertanya kepada Nabi SAW:
Ya Nabi SAW, amalan apa yang paling disukai Allah SWT ? Nabi SAW menjawab, "Sholat tepat pada waktunya". Ibnu Mas'ud bertanya lagi, " kemudian apa lagi ?".Rasulullah SAW menjawab "berbakti kepada ke 2 orang tuamu". Ibnu Mas'ud bertanya lagi,"kemudian apa lagi ya Rasulullah ?". Rasulullah SAW menjawab "Berjihad dijalan Allah". (Hadis diriwayatkan oleh Mutafaqun ‘Alaih).

1. Sholat tepat pada waktunya
Perintah menegakkan dan mendirikan Sholat disebut dlm dalam al-Qur’an lebih 10 ayat. Menegakkan Sholat tepat pada waktunya terutama Sholat fardhu 5 waktu. “sholat adalah tiang agama” demikian yang disampaikan nabi dalam hadis yang lain. Begitu pentingnya Sholat, hingga amal pertama yg akan dihisab di hari akhir nanti adalah Sholat. Menegakkan Sholat tepat pada waktunya, itulah amalan manusia yg paling disukai Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam salah satu ayat yang artinya “sesungguhnya Sholat itu mencegah pada perbuatan keji dan mungkar”. Setelah Sholat wajib, ada Sholat malam atau tahajud juga merupakan Sholat yang dianjurkan untuk selalu dilaksanakan. Nabi SAW sendiri menghidupkan malam dgn melakukan Sholat malam. Karena amal kita bergantung kpd ibadah Sholat kita, maka sempurnakanlah Sholat kita, jangan tangguhkan sholat, insyaAllah amal2 yg lain juga akan sempurna.
سُوۡرَةُ النِّسَاء فَإِذَا قَضَيۡتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذۡڪُرُواْ ٱللَّهَ قِيَـٰمً۬ا وَقُعُودً۬ا وَعَلَىٰ جُنُوبِڪُمۡ‌ۚ فَإِذَا ٱطۡمَأۡنَنتُمۡ فَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ‌ۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتۡ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ كِتَـٰبً۬ا مَّوۡقُوتً۬ا (١٠٣)
Ann Nisa’ 4:103. Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang² yang beriman.
Dalil Al Ankabut 29:45 أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
ٱتۡلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيۡكَ مِنَ ٱلۡكِتَـٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ‌ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِ‌ۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَڪۡبَرُ‌ۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُونَ (٤٥)
29:45. Bacalah apa yg Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) & Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan²) keji & mungkar. & Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat² yg lain). & Allah mengetahui apa yg kamu kerjakan.

Sebagaimana telah kita maklumi bersama, bahwa shalat adalah tiang agama.
Kewajiban & syi'ar agama Islam yg paling utama adalah shalat sbg rukun Islam ke 2.
الصلاة عماد الدين، فمن أقامها فقد أقام الدين ومن تركها فقد هدم الدين.
"Shalat adalah tiang agama. Orang yg telah mendirikan shalat, dia telah mendirikan agama, namun bagi siapa saja yg meninggalkan shalat berarti dia telah menghancurkan agama." Sholat = mikrajnya orang mukmin.

Shalat juga merupakan ibadah yg I kali akan dimintakan pertanggung jawabannya dari manusia pd hari kiamat kelak.
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ. (رواه الترميذي وأحمد وابن ماجه)
“Sesungguhnya amal ibadah seseorang yg paling pertama kali dihisab adalah shalatnya. Jika shlalatnya di nilai baik, maka bahagia & tenanglah dia. Namun jika shalatnya rusak, maka rugi & sengsaralah dia. Adapun jika di antara shalatnya ada yg kurang sempurna, maka Allah Azza wajalla berfirman: periksalah kembali wahai para malaikat, apakah dia suka melaksanakan shalat sunah. Jika ada, sempurnakanlah shalatnya dgn shalat sunnahnya tersebut. Spt itulah perhitungan amal ibadahnya yg lain.” (HR. Tirmidzi, Ahmad & Nasa’i).

Al Ma’un المَاعون 107: 4-5 107: 4. Maka kecelakaanlah bagi orang² yang shalat, 107:5. (yaitu) orang² yang lalai dari shalatnya.





2. Berbakti kepada kedua orang tua Dalil Al Isra’ 17:23-24 أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلۡوَٲلِدَيۡنِ إِحۡسَـٰنًا‌ۚ إِمَّا يَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡڪِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ۬ وَلَا تَنۡہَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلاً۬ ڪَرِيمً۬ا (٢٣) وَٱخۡفِضۡ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحۡمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرۡحَمۡهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرً۬ا (٢٤)
17:23. Dan Tuhanmu Telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia[850]. [850] mengucapkan kata ah kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.
17:24. Dan rendahkanlah dirimu terhadap kedua ortumu dgn penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua Telah mendidik Aku waktu kecil".

Rasullullah saw bersabda : Birruu aabaa akum, tabirrukum abnaa ukum,
Berbaktilah kepada bapak²mu, niscaya anak²mu juga akan berbakti pula kepadamu (HR Thabrani)
Orang tua menempati kedudukan yg tinggi. Redha Allah kepada seorang hamba juga bergantung pada redha ke 2 orang tuanya. Sekaya apapun, sepintar apapun kita, serta apapun keadaan hamba, ingatlah apa yang telah dicapai itu juga berkat didikn dan doa kedua orang tua. Manusia terlahir di dunia berkat campur tangan kedua orang tuanya. Allah SWT sangat tidak menyukai org yang berlaku kasar kepada orang tua. Orang tua kita menduduki tempat ketiga yang harus kita hormati setelah Allah SWT dan Rasul-Nya.


Hadirin rohimakumulloh !
Dalam sebuah kisah teladan : Seorang pemuda datang menemui Rasulullah lalu berkata, "Ya Rasul, aku sudah berkeluarga dan bekerja, separuh penghasilanku untuk anak istriku dan sebagian lagi untuk ibuku."
"Semoga Allah memberkatimu, wahai anakku," kata Rasul.
"Tetapi ya Rasul, belum habis bulan, ibuku sudah minta lagi." "Engkau berikan, nak?"
tanya Rasul sambil memegang janggut pemuda itu dan mengulanginya tiga kali.
Anak muda itu menunduk dan diam saja. "Wahai anakku, kau tinggal 9 bulan di perutnya, antara hidup dan mati dia melahirkanmu, kalaupun boleh pilih dia atau kamu yang hidup. Pasti dia biarkan dirinya mati demi kehidupanmu.
Kemudian engkau hisap dadanya untuk darah dagingmu bahkan setetes air susunya lebih berharga dari hidupmu."

Kaum muslimin jamaah sholat jumat yg dimuliakan Allah. Amalan yg disukai Allah Swt.
3. Berjihad di jalan Allah
سُوۡرَةُ البَقَرَة كُتِبَ عَلَيۡڪُمُ ٱلۡقِتَالُ وَهُوَ كُرۡهٌ۬ لَّكُمۡ‌ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡـًٔ۬ا وَهُوَ خَيۡرٌ۬ لَّڪُمۡ‌ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّواْ شَيۡـًٔ۬ا وَهُوَ شَرٌّ۬ لَّكُمۡ‌ۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ (٢١٦)
2:216. Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.

Berjihad dlm makna yang seluas-luasnya. Ada pemahaman keliru yang sengaja dibiarkan dlm mengertikan kata jihad. Jihad hanya difahami sbg berperang mengangkat senjata melawan orang²kafir yang memusuhi islam. Padahal jihad adalah berjuang dgn segala kemampuan untuk menegakan ajaran agama.
Sekali lagi jihad jangan dipahami sebagai berperang saja. Allah SWT menyuruh kita untuk berjihad dgn menggunakan harta dan jiwa kita.
Jihad dgn apa yang kita miliki baik berupa ilmu, harta dan apapun yang ada pada diri kita.
Yg paling penting berjihad berperang dgn diri sendiri, menentang hawa nafsu yg sntiasa ingin menurunkn iman kita..maka amalkn ajaran2 Rasulullah SAW, bykkn beristighfar dan zikrullah.
Jika kita sudah berumah tangga, mencari nafkah dgn jalan yang halal untuk keluarga kita juga termasuk bentuk jihad dijalan Allah. Allah SWT menyukai orang²yang selalu berjihad dijalan-Nya.
Demikian 3 amalan yang paling disukai oleh Allah SWT, Sholat tepat pada waktunya, berbakti kepada orang tua dan berjihad dijalan Allah. Semoga kita semua dpt mengamalkan pesanan Rasulullah SAW..dlm menggapai cinta Allah SWT InsyaAllah. . سُوۡرَةُ نُوح
يَغۡفِرۡ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمۡ وَيُؤَخِّرۡكُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٍ۬ مُّسَمًّى‌ۚ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُ‌ۖ لَوۡ كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ (٤)
Nuh 71:4. Niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu[1516] sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila Telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu Mengetahui".
[1516] Maksudnya: memanjangkan umurmu.
Hadirin rohimakumulloh !
Kesimpulan : Sifat dan kriteria amalan yg kita lakukan haruslah ikhlas, benar, berkwalitas dan berdampak positif bagi diri sendiri dan bermanfaat bagi orang lain.
Ikhlas merupakan kunci diterimanya amal ibadah sesuai apa yg dikatakan Ali Bin Abi Tholib :
Seluruh manusia akan celaka, kecuali orang yg berilmu. Seluruh orang yg berilmu akan celaka, kecuali orang yg mengamalkan ilmunya.
Seluruh orang yg beramal akan celaka kecuali orang yg tulus ikhlas dlm beramal.
Jadi semua amal & ibadah itu intinya adalah tulus ikhlas jika ingin diterima Allah Swt.
Keikhlasan dan ketulusan ada ketika kita mengutamakan keridhaan Allah daripada keridhaan manusia.
Bila orang itu menuntun pada keridhaan Allah, sungguh kita sangat beruntung.
Untuk menggapai ridha Allah, ibtighaa a mardhatillah. Firman Allah (QS. 2 Al Baqarah : 207).
سُوۡرَةُ البَقَرَة وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشۡرِى نَفۡسَهُ ٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِ‌ۗ وَٱللَّهُ رَءُوفُۢ بِٱلۡعِبَادِ (٢٠٧)
2:207. Dan di antara manusia ada orang yg mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah;
& Allah Maha Penyantun kpd hamba²-Nya.
Hadirin rohimakumulloh !
Tapi tak jarang orang itu memakai kekuasaannya untuk memaksa kita bermaksiat kepada Allah Swt.
Di sinilah keikhlasan kita diuji.
Memilih keridhaan Allah swt. atau keridhaan manusia yg mendominasi diri kita?
Pilihan kita seharusnya seperti pilihan Masyithoh si tukang sisir anak Fir’aun, ia lebih memilih keridhaan Allah drpd harus menyembah Fir’aun yg akhirnya ia rela digoreng daripada mengakui Fir’aun sbg Tuhannya.
Serahkanlah hidup dan matimu pd Allah semata, yakin Allah telah mengatur hidup kita, dan berusahalah.
Semoga kita senantiasa menjadi orang yg tulus ikhlas dalam beramal & beribadah kepada Allah Swt, shg seluruh amalan kita diterima Allah Swt.

Para hadirîn, Jama’ah sholat Jum’at Rohimakumullôh !!!
“Amalan yang dilakukan tanpa disertai ikhlas & tanpa mengikuti tuntunan Nabi Saw. bagaikan seorang musafir yang membawa bekal berisi pasir.
Bekal tersebut hanya memberatkan, namun tidak membawa manfaat apa-apa.” ( Ibnu Qayyim )

Demikian khutbah pendek ini kami sampaikan, semoga ada manfaatnya serta mari bertekat utk menanamkan keinginan kuat dlm dada utk menjadi seorang hamba yg taat kpd Allah, dpt membawa & memberikan kebaikan bagi agama, keluarga & masyarakat. Amiin ya rabbal alamiin.
Akhirnya saya panjatkan permohonan ampun kpd Allah Swt.
Utk kita & seluruh kaum muslimin dari segala dosanya. Maka mohon ampulah kpdNya, karena Allah maha pengampun lagi maha penyayg. Semoga Allah memberkati kita sekalian dgn Al Qur’an Al ‘Azhim & memberikan manfaat kpd kita apa yg ada didlmnya berupa ayat² & peringatan yg bijaksana.
بَارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ، 61:9 Shaff Asy
، وَنَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَلِيُّ الصَّالِحِيْنَ، وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ إِمَامُ الأَنبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَأَفْضَلُ خَلْقِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ، صَلَوَاتُ اللهِ وَسَلاَمُهُ عَلَيْهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ : يَاأَيُّهاَ الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ . قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا} أَمَّا بَعْدُ:
Di penghujung khutbah ini tidak lupa khatib menyampaikan shalawat & salam kpd Nabi Muhammad yg telah menuntun & membawa kita ke jalan yg diridhai Allah Swt.
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
اللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ،. وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

Hadirin rahimakumullah, marilah kita satukan hati & jiwa kita, menundukkan diri & merendahkan diri di hadapan Allah Yg Maha Agung utk memohon ampunan atas segala dosa² & kesalahan kita.
Mari kita memohon kpd Allah segala karunia & kasih sayg‐Nya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun & Maha mengabulkan permohonan hamba²Nya. بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
1. Ya Allah yg maha pengasih lagi maha penyayg, penguasa sekalian alam, kpdmu tunduk & sujud semua penghuni alam, kebesaranmu melebihi alam & penghuninya, qudratmu agung tak ada batasannya, ilmumu luas meliputi kesalahan kami yg tersembunyi & nyata, azab siksamu pedih tak mampu kami menolaknya.
2. Ya Allah, ditengah kebesaran & keagunganmu kami berada, kami datang menghadapmu yg penyerahan jiwa yg seutuhnya. Datang kpdmu dgn himpunan dosa & tumpukan noda terkumpul pdt dlm perjalanan hidup kami sbg seorang hamba yg hina, ingkar, zalim, tamak, sombong, angkuh, lalai & pencinta dosa yg selalu bergelimang yg kesalahan & hitamnya noda.
3. Ya Allah saat ini tubuh & jiwa kami penuh dg kotoran² & dosa² kemunafikan se&gkan kami berada dipenghujung usia. Apakah yg kami persembahkan kpdmu, Yaa Allah, bekal apa yg akan kami bawa utk bertemu ygmu ya Allah, sebab amanahmu pd kami tak pernah terlaksana, perintahmu banyak yg kami langgar, hidup kami tak obahnya bagaikan sebatang pohon tua yg hampir roboh dimakan usia senja.
4. Ya Allah, kami sadar bahwa kami telah banyak melakukan kesalahan, masjidMu selalu kosong, kami jarang melaksa-nakan sholat subuh & Isya berjamaah dimasjidMu, kami hanya memakmurkan masjidMu ketika Romadhon saja.
5. Kami jarang membaca firman²Mu didlm Al Qur’an, pdhal kami tahu bahwa Al Qur’an adalah pedoman, hidayah & sumber rahmat bagi kami. Memang kami munafik, utk itu kami mohon maaf, kami akan bertaubat, kami akan melaksanakan semua perintahMu, masjidMu akan kami makmurkan, ayat²Mu akan kami baca sesuai perintahMu.
6. Ya Allah jika Engkau hendak memanggil kami, maka ambilah kami dlm keadaan Khusnul Khotimah & sempatkanlah kami mengucapkan asmaMu لا اله الا الله
خَاتِمَةِ سْنِ الْ لَنَا بِحُ وَاخْتِمْ , اِيْمَانِ اْل لَنَا بِ وَاخْتِمْ , اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ اَللّهُمَّ
“Ya Alloh, akhirilah hidup kami dgn Islam, akhirilah hidup kami dgn membawa iman, akhirilah hidup kami dgn husnul khotimah”
َللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ وَغَافِرَ الذُّنُوْبِ وَالْخَطِيْئَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ –
اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى. اللهم إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْـفِـرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَصَلى الله عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَاللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَعْلَمُ وَأَجَلُّ وَأَعْظَمُ وَأَكْبَرُ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ.
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK DIBAWAH INI
Tags:
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL SUKA DIBAWAH INI

0 comments

Post a Comment